47 RONIN DAN JIWA ORANG YANG BERIMAN

Apakah anda pernah mendengar kisah / menonton film 47 Ronin ?

keanu

Film yang dibintangi oleh Keanu Reeves dan menjadi Box Office ini tidak hanya sekedar hiburan semata, tetapi sebuah kisah nyata yang diangkat ke layar lebar yang menggambarkan bagaimana spirit / jiwa samurai (pejuang) terhadap sebuah komitmen yang diembannya, yaitu kesetiaan terhadap majikannya (gishi).

Film yang mengambil setting pada masa pemerintahan  Tokugawa Tsuneyoshi yang menjabat Seii Taishogun pada tahun 1700 an diawali dengan adanya perselisihan antara  penguasa wilayah Ako, Asano Takumi no Kami bertengkar dengan pejabat tinggi (Kōke) bernama Kira Kōzuke no Suke Yoshihisa dan melukainya dengan wakizashi di ruangan bernama Matsu no Ōrōka (tempat berkumpul daimyo) di dalam Istana Edo.

Atas peristiwa penyerangan tersebut Seii Taishogun memerintahkan Asano Takumi no Kami untuk melakukan seppuku pada hari yang sama. Hukuman juga dijatuhkan terhadap keluarga Asano Takumi no Kami (klan Akō Asano) dalam bentuk pencabutan semua wilayah kekuasaan klan Akō Asano di Akō, sehingga para pengikutnya harus menjadi ronin. Kira Kōzuke no Suke Yoshihisa yang juga terlibat dalam peristiwa ini justru tidak mendapat hukuman apa-apa.

Perbedaan perlakuan dan hukuman yang juga dijatuhkan kepada Klan Ako Asano serta meronin-kan para pengikutnya, membuat  Ōishi Kuranosuke Yoshitaka pimpinan para ronin yang juga pengikut setia Asano, menggalang kekuatan untuk membalaskan dendam sang majikan kepada Kira Kōzuke no Suke Yoshihisa, walaupun itu berarti kematian bagi mereka semua karena hal tersebut adalah sebuah tindakan pemberontakan menentang pemerintah yang berkuasa.

oishi

Dini hari pada tanggal 15 Desember 1702, 47 ronin menyerbu masuk ke rumah kediaman Kira Kōzuke no Suke yang berada di Honjo Matsuzaka dan Kira Kōzuke no Suke berhasil dibunuh. Kawanan 47 ronin membawa pulang penggalan kepala Kira Kōzuke no Suke dan mempersembahkannya di atas makam Asano Takumi no Kami yang terletak di kuil Sengakuji. Kawanan 47 ronin lalu memberitahu sang majikan di alam sana bahwa pembalasan dendam telah berhasil.

Mengetahui hal tersebut, walaupun pemerintah shogun memahami pentingnya arti kesetiaan di kalangan para perwira, sehingga nyawa para ronin perlu diampuni karena pembunuhan yang dilakukan adalah bentuk kesetiaan samurai terhadap majikan, tetapi dari segi hukum, perbuatan para ronin tetap merupakan kejahatan yang pantas menerima hukuman mati. Pada tanggal 4 Februari 1703, para ronin akhirnya diperintahkan untuk mati secara terhormat dengan melakukan seppuku dan dimakamkan ditempat yang sama dengan majikannya yaitu di  kuil Sengakuji Takanawa, Minato, Tokyo, Japan.

Sengakuji_Ronin_Graves

Dari kisah heroik tersebut dapat kita ambil pelajaran akan pentingnya menjaga sebuah komitmen, kehormatan, displin diri, sportifitas dan loyalitas atas keyakinan yang kita anggap benar. Sifat-sifat tersebut seharusnya ada pada diri tiap-tiap individu terlebih lagi sebagai seorang mukmin, karena sesungguhnya kehidupan seorang mukmin tidak pernah menjadi ronin, karena keberadaannya adalah pengabdi untuk sang Khalik, Allah S.W.T. , baik sebagai pribadi maupun kebersamaannya dalam jamaah orang-orang yang beriman

51_56

“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyaat [51]: 56)

61_4

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS. Ash-Shaff [61]: 4)

dan layaknya seorang Ksatria yang memegang teguh prinsip “The Seven Virtues of Bushido” ( 7 Nilai Ksatria ),

bushidojacseorang mukmin adalah samurai/pejuang dalam kehidupan, menjalankan apapun yang diridhoi- Nya dan menjauhi/mengingkari apapun yang dimurkai-Nya

29_2

29_3

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-Ankabut [29] : 2-3)

2_214

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al-Baqarah [2] : 214)

Demikian luar biasanya sifat-sifat samurai  dalam jiwa seorang mukmin, bahkan kematiannya (jihad) yang hanya karena mengharap ridho-Nya dan sesuai dengan tuntunan Rasul Nya menjadikannya mulia (syahid), terhormat dan diberi ganjaran kebaikan yang besar yaitu surga. InsyaAllah

samurai

Wallahu’alam bissawab ( والله أعلمُ بالـصـواب  ).

Mico Chandra

(JAC Headquarter Aikido Dojo Sidoarjo, Surabaya Selatan Jawa Timur)

(English Translation)