AIKIDO, PUASA DAN RAMADHAN

r2

InshaaAllah dalam beberapa hari ke depan Bulan Suci Ramadhan akan datang menemui kita. Bulan yang penuh rahmat, ampunan dan pembebasan dari api neraka ini adalah berkah tidak hanya kepada mereka yang beragama islam tetapi juga kepada seluruh alam ini. Suasana religius yang kental dibungkus dengan saling memaafkan dan meningkatkan kesabaran serta menahan nafsu dan amarah menjadi atmosfir yang sejuk bagi kita semua sekaligus sarana pelatihan dan pemurnian bagi kembalinya fitrah manusia sebagai khalifah di muka bumi setelah berjibaku dengan kepelikan urusan dunia di 11 bulan sebelumnya.

Keikhlasan dan semangat beribadah serta beraktivitas di bulan Ramadhan harus lebih ditingkatkan lagi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya karena akan ada begitu banyak manfaat/faedah yang didapat sebagai bekal menghadapi 11 bulan berikutnya. Fisik yang berpuasa selama sebulan akan menghasilkan tubuh yang lebih sehat karena adanya detoksifikasi yang bekerja sehingga fungsi organ dalam tubuh kita lebih sehat dan peredaran darah lebih lancar, sedangkan ibadah malam yang dilakukan akan meningkatkan kualitas energi ruhiyah kita (riyadhatur ruhiyah) sehingga secara mental dan psikologis akan memperbaiki cara kita berhubungan dengan sesama manusia dan juga Allah S.W.T – InshaaAllah.

armySekitar 1400 tahun yang lalu Rasulullah Muhammad S.A.W dan para sahabat telah mencontohkan bentuk peningkatan semangat beribadah dan beraktivitas dibulan Ramadhan dan tidak tanggung-tanggung diantaranya adalah perang ! Walaupun dalam keadaan sedang berpuasa tetapi tidak berarti lemah dan menyurutkan semangat beliau  dan para sahabat untuk mempertahankan dan menegakkan kebenaran. Berikut diantaranya perang yang beliau dan para sahabat lakukan di bulan Suci Ramadhan :

1. Perang Badar, Tahun 2 H (314 Muslim Vs 1300 Musyrikin Mekah)

2. Perang Khandak, tahun 5 H

3. Perang Tabuk, tahun 9 H

TAO-DOPuasa bukanlah hal asing dalam dunia beladiri. Pernafasan Tao (Taoist Breathing) yang memfokuskan pada penguatan tubuh dengan memperhatikan jalur meridian untuk kesehatan fungsi organ dalam tubuh sangat berkesesuaian dengan fungsi detoksifikasi tubuh pada puasa. Bahkan para praktisi Tao mengatakan bahwa “Untuk memahami Tao mereka harus berpuasa terlebih dahulu” dan menjadikan puasa menjadi bagian dari rutinitas latihan mereka, diantaranya adalah puasa tengah bulan dalam kalender lunar month.  Aikido dengan unsur Tao atau Do didalamnya tentunya memiliki relevansi dengan puasa tersebut. Pertanyaannya adalah pernahkah kita memikirkan atau bahkan menjadikan puasa menjadi bagian dari pelatihan dalam kita memahami aikido ? Dan bagi seorang muslim tentunya semua diniatkan untuk mencari keridhaan Allah S.WT.

Sayangnya seringkali kita lihat puasa dibulan Ramadhan ini dijadikan alasan untuk mengurangi kadar intensitas fisik dalam aktivitas yang kita lakukan, tidak terkecuali dalam latihan Aikido dimana jam latihan dan intensitas fisik (diantaranya nagare, ukemi, randori) dikurangi karena sangat menguras tenaga padahal para ksatria pada masa-masa sebelumnya bahkan berperang walaupun dalam kondisi berpuasa.

r1Latihan Aikido pada saat puasa dibulan Suci Ramadhan ini seharusnyalah tidak mengurangi intensitas fisik dan teknik bahkan bisa dimanfaatkan untuk lebih melatih kita lebih baik lagi didalam memahami Aikido sebagai Budo (The way of Martial Art),  bukankah ada ungkapan yang menyebutkan ” What Doesn’t kill you make you stronger “, dan kalaupun ada penyesuaian latihan di bulan Ramadhan ini mungkin bisa disiasati dari sisi waktu penyelenggaraannya, contoh latihan dilakukan 2 jam sebelum berbuka puasa, sehingga bisa sekalian berbuka puasa setelah dipuncak latihan dan kumpul bersama rekan-rekan aikidoka dalam suasana yang hangat dan khidmat, oleh karena itu diharapkan pelatihan aikido yang dilakukan ini semakin melengkapi ‘Pelatihan Ramadhan’ untuk menghasilkan kualitas manusia yang lebih baik dibandingkan 11 bulan sebelumnya.

So Guys….Keep Spirit !….Keep Practicing !…Selamat menjalankan Ibadah Puasa ‘n Mohon Maaf Lahir dan Batin

 

Wallahu’alam bissawab ( والله أعلمُ بالـصـواب  ).

Mico Chandra

(JAC Headquarter Aikido Dojo Sidoarjo, Surabaya Selatan Jawa Timur)

(English Translation)