SEMINAR ANTI BULLYING DARI PERSPEKTIF BELADIRI

Alhamdulillah pada Kamis, 18 Mei 2017 bertempat di SMP Al Muslim, Waru Sidoarjo, telah terselenggara dengan baik Seminar Remaja Anti Bullying dari Perspektif Beladiri dengan mengikutsertakan 8 SMP lainnya di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur.

al1

Acara seminar yang diadakan oleh SMP Al Muslim tersebut diisi oleh Mico Sensei (Founder of JAC) dan dibantu Tim dari Jati Aikido Club (JAC)  yaitu :

1. Aris Suganda

2. Dwi Retno Palupi

3. Achmad Chusaini

al18Seminar yang dihadiri sekitar 45 siswa tersebut lebih menekankan pada aspek aplikasi teknik beladiri anti bullying  dan partisipasi aktif siswa ketimbang materi teori dengan porsi 90 : 10 dan hal inilah yang mem-bedakannya dengan seminar anti bullying pada umumnya.

Porsi praktik/aplikasi teknik yang mendominasi dalam seminar ini menjadi sangat penting karena diharapkan pemahaman dan penguasaan yang baik atas konsep maupun teknik beladiri tersebut bisa mencegah bahkan mengatasi bullying yang dihadapi daripada sekedar melapor kepada pihak sekolah setelah menjadi korban bullying (itupun jika si korban berani melaporkan), terlebih lagi jika bullying tersebut terjadi atau berlanjut diluar sekolah, lapor ke siapa ? lapor ke mana ? Karena sebenarnya yang pertama kali bertanggungjawab terhadap keselamatan diri siswa adalah siswa itu sendiri.

Oleh karena itu konsep maupun aplikasi teknik beladiri ini menjadi salah satu “bahasa” yang mesti dipelajari dan dikuasai siswa dalam menghadapi lingkungan pergaulannya sehari-hari utamanya sebagai aksi “The Last Negotiation” bilamana diperlukan khususnya terhadap ancaman dan (potensi) bullying yang ditujukan kepadanya, sehingga siswa tidak mudah takut, percaya diri dan memiliki awareness (kewaspadaan) yang baik sehingga dapat bereaksi dengan tepat dan aman.

al9

Disisi lain perlu diperhatikan juga bahwa pelatihan beladiri yang dilakukan jangan sampai menjadikan siswa berpotensi menjadi pelaku bullying. Oleh karena itu orangtua ataupun sekolah perlu memilihkan beladiri yang cocok bagi anak/siswa tersebut, sebagaimana telah diuraikan sebelumnya dalam artikel “Pentingnya Memilihkan dan Membekali Anak dengan Beladiri”.

aikidoAikido menjadi salah satu beladiri yang direkomendasikan sebagai pilihan untuk pembekalan beladiri anak karena tekniknya dihasilkan dari baiknya kontrol diri (harmonisasi) terhadap Tubuh (body), Pikiran (mind) dan Jiwa (spirit) praktisinya, sehingga diharapkan teknik yang dilakukan dapat mengharmonisasi disharmonis yang dilakukan oleh si lawan, bukan ikut-ikutan disharmonis karena emosional yang terpancing.

Aikido yang diartikan sebagai The Way of Harmony ini, secara khusus menekankan pelatihannya pada aspek keseimbangan dari ketiga unsur diatas, yaitu Body, Mind dan Spirit.

Mengapa siswa (seseorang) perlu seimbang dalam ketiga hal tersebut ? 

bullyKarena ketidak seimbangan/lemah disalah satunya akan mengakibatkan seseorang tersebut masuk kedalam objek bullying ataupun pelaku bullying. Secara umum kelemahan/kekurangan seseorang pada aspek Body (diantaranya sikap tubuh yang lemah dan tidak percaya diri) ataupun Mind (diantaranya IQ yang rendah) akan menjadi objek bullying sementara kelemahan pada aspek Spirit (diantaranya sombong dan serakah)  mengarahkannya sebagai pelaku bullying karena mudah terpengaruh dan tergerak oleh bisikan syetan, sedangkan  Awareness (kewaspadaan/kehati2an terhadap buruknya sesuatu) yang baik lahir dari pelatihan dan tempaan yang harmonis terhadap ke tiga unsur tersebut.

Namun demikian,

1. Perlu dingat bahwa kontak fisik dalam rangka membela diri adalah opsi terakhir ketika bullying yang dilakukan tidak bisa dihindari/berpaling dan sudah ke taraf mengancam kepada  adh-Dharuriyat al-Khamsu (lima perkara mendesak pada kehidupan manusia) yaitu agama, jiwa, keturunan, akal dan harta

al13

Ada 1 jenis setan yang tidak cukup diusir/dikalahkan dengan ruqyah…tapi harus dihadapi/dilawan/diperangi…yaitu setan dari golongan manusia

annas

“Dari (golongan) jin dan manusia” (An-Nas 114:6)

2. Biasakan memulai hari berdoa/berdzikir (Sholat Shubuh berjamaah dimesjid, Sholat Dhuha, Dzikir Pagi-Petang, Doa keluar rumah/bepergian, Doa berkendara dst) agar Allah SWT menghindarkan kita dari segala bahaya dan gangguan (bullying) yang bisa terjadi setiap saat dalam rangkaian aktivitas yang kita lakukan dan dimudahkan urusan yang kita kerjakan

“Barangsiapa melaksanakan sholat Subuh secara berjamaah, maka ia berada dalam perlindungan Alloh.” (HR. Ibnu Majah)

maliDari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa mengucapkan: La ilaha illallah wahdahu la syarikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadir (Tiada Tuhan melainkan Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya adalah semua kerajaan dan puji-pujian dan Allah adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu) dalam sehari 100 kali, maka ia memperoleh pahala yang menyamai dengan memerdekakan sepuluh orang hamba sahaya, juga untuknya dicatatlah sebanyak seratus kebaikan dan dihapuskanlah dari dirinya sebanyak seratus keburukan, juga ia dapat memperoleh penjagaan dari godaan syaitan pada harinya itu sampai waktu sore. Tiada seorangpun yang dapat memperoleh sesuatu yang lebih utama dari apa yang dilakukan oleh orang di atas itu, melainkan seseorang yang mengerjakan lebih banyak dari itu.” (HR Bukhari & Muslim)

“Dari sahabat Ustman bin Affan Radhiyallahu`anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ’alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah seorang hamba yang setiap pagi dan sore hari membaca : Bismillahilladzi la yadurru ma’asmihi syaiun fil ardi wala fissamaa’i wa huwassami’ul aliimyang artinya: Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak akan membahayakan sesuatu apapun di bumi dan di langit, dan Ia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui 3x, maka tidak ada suatu apapun yang dapat membahayakannya.”(HR.Abu Daud dan At-Turmudzi)

 bully23. Perlu disadari bahwa bullying yang terjadi tidak terbatas pada masa sekolah saja, tetapi bisa terjadi ketika dikampus, ditempat kerja bahkan dalam lingkungan bermasyarakat, sehingga diharapkan kemanfaatan yang diperoleh dari pelatihan beladiri ini tidak hanya untuk dirinya pribadi tetapi juga untuk orang lain dan lingkungan sekelilingnya.

 

Wallahu’alam bissawab ( والله أعلمُ بالـصـواب  ).

Mico Chandra

(JAC Headquarter Aikido Dojo Sidoarjo, Surabaya Selatan Jawa Timur)