SHINKEN DAN ESKRIMA PADA UKT IV JAC JAKARTA – BEKASI

Alhamdulillah pada hari Rabu tanggal 15 Februari 2017, bertepatan dengan Pilkada DKI Jakarta, JAC Jakarta dan Bekasi berhasil menyelenggarakan dengan baik Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) IV yang bertempat di SMK Bina Husada Mandiri, Jati Asih, Bekasi

dofir

UKT yang dipimpin langsung oleh Mico Sensei dan dibantu oleh Wahyu Sensei ini tidak hanya didahului oleh Latihan Bersama dalam rangka persiapan ujian dan standardisasi teknik, tetapi juga di semarakan dengan adanya pelatihan terkait variasi teknik tambahan berupa Ken Suburi dengan menggunakan Shinken (termasuk didalamnya Nukitsuke dan Noto) dan jenis serangan/pukulan dengan menggunakan tongkat/besi/senjata tajam sepanjang sekitar 70 cm (Eskrima)

shinkeneskrima copy

Pelatihan tambahan ini dilakukan karena mempertimbangkan aspek realitas dilapangan dimana penggunaan pedang tajam (shinken/katana)  dan alat pukul/besi/sajam sepanjang sekitar 70 cm sudah banyak terjadi disekitar kita, apakah itu tawuran antar pemuda/pelajar maupun bentrokan antar 2 kelompok massa yang akhir-akhir ini sering terjadi, satu diantaranya sebagaimana yang terjadi di Samarinda Kalimantan Timur akhir Januari 2017 kemarin

fpi

suku dayak

Jika selama ini kita terbiasa berlatih memakai Boken (pedang kayu) maupun Jo (tongkat sepanjang sekitar 130 cm) dalam latihan sehari-hari, kini kita lengkapi pelatihan tersebut dengan menggunakan Shinken dan tongkat (yang lebih pendek) karena kedua jenis senjata tersebut, shinken maupun sajam/besi/alat pukul sekitar 70 cm, sangat mudah didapatkan dan bahkan dijual bebas disekitar kita. Bukankah lebih baik bercucuran keringat ketika berlatih di dojo ketimbang bersimbah darah di luar dojo ?

Pelatihan yang dibuat sedekat mungkin dengan realita di lapangan/di jalanan, bisa menjadi barometer terkait efesiensi dan efektifitas teknik yang dilakukan, karena sejatinya Aikido adalah Budo bukan Yoga ataupun ‘Social Club’ sebagaimana yang pernah disampaikan oleh Kazuo Chiba Sensei :

chibasensei copy

Walaupun masih ada beberapa catatan terkait kelulusan dari beberapa peserta, diharapkan rutinitas latihan kedepannya bisa memperbaiki kekurangan yang masih ada karena sesungguhnya penguasaan teknik yang baik tidak cukup hanya tahu tapi juga me-repetisi-nya sebanyak mungkin dan benar sehingga tubuh/otot memiliki ingatan sendiri dan tidak sekedar tahu yang hanya diingat oleh pikiran.

ukt4a

Selamat kepada seluruh Peserta Ujian yang telah lulus dalam UKT IV ini ! Semoga ilmu yang dipelajari tidak hanya memberi manfaat kepada pribadi tetapi juga masyarakat dan lingkungan sekitar.

Sampai ketemu kembali di UKT berikutnya !…InsyaAllah

all

Pengurus

(JAC Headquarter Aikido Dojo Sidoarjo, Surabaya Selatan Jawa Timur)